Stored Procedure Database
- Apa Itu Stored Procedure?
Stored Procedure merupakan sebuah fungsi dari SQL untuk menyimpan syntax SQL dan dapat digunakan berulang kali tanpa mengubah isi dari script tersebut. Biasanya, stored procedure digunakan untuk membuat sebuah tabel atau database yang digunakan berulang kali. - Fungsi Stored Procedure
1.Meningkatkan Efisiensi
2. Mengurangi Redundansi
3.Mendukung Logika Bisnis
4.Mempermudah Integrasi Aplikasi
5.Meningkatkan Keamanan
- Kelebihan Stored Procedure
Stored procedure memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya layak digunakan, seperti:
1.Efisiensi
Proses eksekusi dilakukan langsung di server database sehingga mengurangi beban aplikasi.
2.Konsistensi
Aturan bisnis dapat disimpan dalam satu prosedur dan dipanggil berulang kali, sehingga mengurangi kemungkinan perbedaan logika di aplikasi.
3.Keamanan
Akses data dapat dibatasi hanya melalui prosedur tertentu, bukan langsung ke tabel.
4.Kemudahan Pemeliharaan
Perubahan logika cukup dilakukan pada prosedur, tanpa perlu mengubah kode aplikasi di banyak tempat.
- Langkah-Langkah Membuat Procedure Database
2. Isi kolom pada tabel dosen :
3. Lalu isi data pada tabel dosen :
procedur 1
procedur 2
Rabu, 26 November 2025
Database Arsip Perusahaan
Sistem Arsip Digital Perusahaan
Dalam sebuah perusahaan, terutama yang bergerak di industri energy drink dengan proses produksi, pemasaran, distribusi, dan legalitas yang kompleks, keberadaan sistem arsip yang tertata rapi merupakan kebutuhan mutlak.
Melalui sistem Database Arsip Perusahaan, seluruh data dapat dikelola dengan lebih profesional, modern, dan aman. Berikut rangkuman bagaimana sistem ini bekerja dan keunggulan yang dapat diperoleh perusahaan.
1. Database
2. Tabel [arsip]
Ditabel [arsip] memuat kolom dan isi data seperti dibawah ini :
3. Tabel [departemen]
Ditabel [departemen] memuat kolom dan isi data seperti dibawah ini :
4. Tabel [file_arsip]
5.Tabel [kategori_arsip]
6. Relasi Database
7. Trigger Database
Minggu, 07 September 2025
Trigger SQL
TRIGGER SQL
Apa Itu Trigger SQL ?
Trigger SQL adalah sebuah mekanisme otomatis di dalam sistem manajemen basis data yang akan berjalan secara otomatis ketika ada peristiwa tertentu pada sebuah tabel, seperti INSERT (penambahan data), UPDATE (perubahan data), atau DELETE (penghapusan data). Dengan adanya trigger, kita tidak perlu menuliskan perintah SQL secara manual setiap kali ada perubahan data, karena database akan langsung menjalankannya.Fungsi Utama Trigger ?
- Otomatisasi proses rutin di database.
- Validasi data sebelum disimpan.
- Menjaga log atau riwayat perubahan data.
- Mengurangi beban aplikasi karena sebagian logika sudah ditangani di level database.
Contoh Trigger
Rabu, 27 Agustus 2025
Join Database
JOIN DATABASE
- Apa Itu Join Database ?
JOIN database adalah perintah dalam Structured Query Language (SQL) yang digunakan untuk menggabungkan baris-baris dari dua tabel atau lebih berdasarkan kolom atau kunci yang saling berhubungan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan satu set data yang lebih lengkap dari beberapa tabel yang terpisah, serta untuk menciptakan tabel sementara baru (temporary table) yang berisi gabungan data tersebut
- Macam Macam Join Database
Inner join merupakan penggabungan yang cukup umum digunakan, dimana pada join ini SQL hanya akan mengambil data yang beririsan saja untuk masing-masing tabel. Sementara untuk data yang tidak sama untuk kedua tabel akan diabaikan. Misalkan kita memiliki 2 table, yaitu table orders dan table customer, lalu kita ingin menggabungkan kedua tabel menggunakan INNER JOIN dengan Customer ID sebagai kata kuncinya.
Jenis join selanjutnya yang juga sering digunakan oleh praktisi data adalah LEFT JOIN. Pada umumnya, konsep join yang digunakan masih sama, yaitu menggabungkan dua tabel atau lebih. Hanya saja pada left join, SQL akan menampilkan semua isi dari tabel pertama kemudian untuk data di tabel kedua akan menyesuaikan dengan kolom yang ada di tabel kedua.
Konsep yang digunakan pada right join sebenarnya hampir mirip dengan konsep yang digunakan pada left join. Jika pada left join SQL akan menggabungkan data dengan mengikuti tabel pertama yang dianggap berada di kiri, maka pada right join data akan digabungkan sesuai dengan kolom yang ada pada tabel kedua.
Join selanjutnya yang bisa kamu gunakan adalah Full Join atau yang dikenal juga dengan sebutan Outer Join. Pada Outer Join, semua data baik yang ada di tabel yang ada di sebelah kiri maupun tabel yang ada di sebelah kanan akan dimasukkan semuanya. Kemudian untuk data yang kosong di masing-masing tabel akan diberi nilai Null.












